Feb 18, 2026

​Akurasi Sains dan Realitas Empiris dalam Penentuan Kalender Hijriah

Hisab vs Rukyat: Mana yang Lebih Akurat?

Memahami Sinergi Sains dan Tradisi dalam Penentuan Hilal

Pertanyaan ini menarik karena menyentuh perdebatan klasik menjelang Ramadan atau Idul Fitri. Istilah "akurat" sangat bergantung pada apa yang ingin kita ukur: posisi benda langit atau penetapan hukum agama.

🔢 Hisab (Menghitung)

Akurasi: Sangat tinggi secara saintifik. Prediksi posisi bisa dilakukan hingga ratusan tahun ke depan.
Kelebihan: Memberikan kepastian jadwal jangka panjang.
Kelemahan: Bersifat teoretis; bulan mungkin sudah ada namun tak terlihat karena cuaca.

🔭 Rukyat (Melihat)

Akurasi: Akurat secara empiris (nyata di lapangan).
Kelebihan: Bukti visual nyata dan mengikuti tradisi keagamaan yang kuat.
Kelemahan: Sangat bergantung pada cuaca, kabut, dan polusi cahaya.
Aspek Hisab (Hitung) Rukyat (Lihat)
Sifat Prediktif & Matematis Observatif & Empiris
Keunggulan Kepastian jadwal Konfirmasi fisik nyata
Dasar Ilmu Astronomi Dalil Agama & Sains Lapangan

Kesimpulan

"Hisab memberi tahu kita kapan harus melihat, sedangkan Rukyat memastikan apakah benar terlihat."

logoblog

No comments:

Post a Comment